Google Search

Custom Search

Monday, 12 October 2020

Bagaimana Bisa Industri Game Online dapat menghasilkan uang untuk Anda tanpa Anda repot bermain game?

Dear teman suksesku, Saya adalah ibu rumah tangga yang memiliki 2 orang anak. Saya sudah berkali-kali ikut bisnis jaringan. Tenang, saya sama kok dengan Anda. Jatuh bangun di bisnis-bisnis sebelumnya. Saya tau Anda memiliki impian yang besar, mungkin impian kita sama.

Hanya CROWD1 yang bisa mewujudkan mimpi saya untuk membeli mobil dibayar CASH dari bonus Crowd1 hanya dalam kurun waktu 3 bulan setelah saya join Crowd1. Begitu juga dengan para member Crowd1 yang lain. Teman suksesku, izinkan saya mengajak Anda sukses seperti teman2 yang lain ya...

Pertama kali saya dengar CROWD1, reaksi awal saya mungkin sama seperti Anda “Halah, itu mah sama dengan bisnis MLM yang lain. Paling habis ini scam, paling yang banyak diuntungkan uplinenya, paling yang join belakangan bonusnya sedikit, dan sebagainya……”



FAKTANYA... saat ini member yang sudah join lebih dari 10.000.000 member. HANYA DALAM KURUN WAKTU 1,5 TAHUN AJA!



CROWD1 adalah Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi digital yang cukup besar di dunia. Crowd1 merupakan perusahaan start up yang berasal dari Swedia dan berdiri pada 19 Januari 2019 oleh Johan Staël von Holstein. Crowd1 baru masuk ke Indonesia pada awal bln Februari 2020.

CROWD1 berafiliansi dengan Platform Games Online Affilgo online gaming, Miggster social gaming, Crowd1 Magazine, LifeTrnds kenyamanan, My Grithub e-Courses, Safer respon keamanan tercepat Afrika Selatan.

Saat ini CROWD1 sudah masuk ke 177 negara, namun baru masuk ke Indonesia pada awal Februari 2020. Perusahaan CROWD1 ada di beberapa Negara

Perusahaan yang baru berusia 1,5 tahun ini sudah mulai membuktikan kehebatannya sebagai perusahaan dengan pertumbuhan tercepat di di dunia, yang terlihat pada penilaian di Alexa Rank.


LOKASI KANTOR RESMI SAAT INI
Johannesburg, South Africa
Manila, Philippines
Stockholm, Sweden
Madrid, Spain
Malaga, Spain
London, England

LOKASI SELANJUTNYA
Colombia
Brazil
Nigeria
Hongkong
Kenya

LEGALITAS PERUSAHAAN
Berikut ini adalah legalitas pendirian perusahaan Crowd1 dan legalitas kantor yang ada di kawasan Asia Pasifik, yaitu yang terletak di Filipina beralamat di Rockwell 8, Manila, Filipina.


Foto-foto diatas adalah foto-foto saat saya berkunjung di kantor Crowd1 yang berlokasi di Manila, Filipina.


Berikut adalah legalitas kantor yang berada di Manila


Dan berikut ini adalah legalitas pendirian perusahaan Crowd1


CROWD 1 BUKAN MLM PADA UMUMNYA
Apa yang muncul pertama kali di benak Anda jika saya mengatakan MLM? Bonus? 10%? Cepat kaya? Atau mungkin scam? Hm.. sepertinya kata terakhir tidak sesuai untuk CROWD1. Baik, izinkan saya menjelaskan secara singkat perbedaan CROWD1 dengan MLM lain.

Seperti yang sudah saya singgung sedikit di atas, CROWD1 fokus pada pangsa pasar game online, pendidikan, dan travelling. Crowd1 memasarkan produk dan layanan dari perusahaan lain. Crowd1 sebagai penghubung antara member dengan beberapa afiliansinya (produk yang ditawarkan oleh perusahaan CROWD1. Dimana jika kita bergabung bersama CROWD1 akan mendapatkan BAGI HASIL.

Siapa pemilik Crowd1?
Secara singkat Lars Johan Magnus Staël von Holstein adalah CEO Crowd1. Pendiri Crowd1 adalah Jonas Eric Werner, serta Kepala Kepemimpinan Jaringan adalah Peter Jakobsson. Johan Stael von Holstein merupakan seorang pengusaha berasal dari Swedia, dia juga merupakan seorang pemodal ventura, dan penulis yang ikut mendirikan perusahaan dot-com seperti Icon Medialab, IQube, MyCube, dan LetsBuyIt selama awal booming dot-com di Swedia.

Selain itu beliau juga merupakan seorang pembicara dan penulis terkenal di bidang kewirausahaan, teknologi, privasi dan masalah hak digital dan telah dianggap sebagai salah satu visioner Internet terkemuka di Eropa.

Saya sendiri sudah bertemu langsung dengan CEO Crowd1, Johan Steal Von Holstein



Dari sekian banyak perusahaan yang sudah dipegang oleh Johan Stael von Holstein rata-rata sudah berlabel ‘unicorn’ yaitu perusahaan rintisan milik swasta yang nilai kapitalisasinya lebih dari $ 1 milyard. Johan Stael von Holstein juga akan melakukan hal yang sama dengan perusahaan barunya ini, Crowd1, seperti perusahaan lain yang sudah sukses dibawah pimpinannya.



Selain itu saya juga sudah membuktikan sendiri datang ke acara Anniversary 1th Crowd1 pada tanggal 25 Januari 2020 di Manila, Filipina.





BAGAIMANA CROWD1 MENGHASILKAN UANG?
Crowd1 saat ini sedang bekerja sama dengan beberapa afiliansi yang kemungkinan nanti kedepan akan selalu bertambah. Secara singkat, jika semakin banyak member yang bergabung dan menggunakan afiliansi Crowd1 tersebut maka Crowd1 akan menghasilkan profit yang mana profit tersebut akan didistribusikan 20% utk biaya operasional perusahaan, 40% untuk long-term residual income dan 40% diberikan kepada seluruh member sebagai Crowd1 Rewards (hak kepemilikan perusahaan).

Disini Crowd1 memberikan peluang kepada Anda untuk memiliki hak kepemilikan perusahaan Crowd1. Apabila semakin banyak orang yang menggunakan dan atau memberli  produk2 dan layanan jasa yang dikeluarkan oleh Crowd1 maka pendapatan akan semakin besar dan hak kepemilikan perusahaan nilainya akan semakin naik. Crowd1 ini adalah real business BUKAN MONEY GAME.

APA SAJA PAKET YANG DISEDIAKAN OLEH CROWD1?


Cara Bergabung :
ANDA BISA BERGABUNG DENGAN MEMBELI SALAH SATU PAKET EDUKASI PROFESIONAL 
Termasuk dalam setiap paket adalah sejumlah poin CROWD1 rewards (C1) Gratis .
Setiap paket dengan hak pemilik gratis, hak pemilik memberi Anda akses ke sisa pendapatan/bagi hasil.

Apa yang akan Anda dapatkan jika bergabung dengan Crowd1?

*Streamline Bonus*
Streamline Bonus adalah tambahan bonus yang Anda dapatkan hanya dengan bergabung dengan Crowd1 berupa C1Rewards (hak kepemilikan perusahaan) Banyak sedikitnya steamline bonus yang Anda terima, tergantung paket join yg Anda ambil dan jumlah orang yang Anda ajak untuk bergabung dengan Crowd1 (downline).

Disamping itu, jika setiap orang di seluruh dunia bergabung Crowd1 setelah Anda (join after you), maka Anda akan mendapatkan bonus streamline dan akan meningkat dengan sendirinya seiring pertumbuhan perusahaan.

Sedikit bocoran, di setiap harinya rata-rata member yang bergabug antara 30.000 – 50.000 loh!
C1 reward ini akan Anda dapatkan selama perusahaan berdiri,
seminggu sekali setiap hari Rabu pada setiap Minggunya.

Bagaimana cara mencairkannya? Setelah lauching di nasdax stock exchange, baru bisa diperjual belikan. Jadi, sambil menyelam minum air yuk! Kita dapatkan dulu bonus aktifnya dengan cara mengajak downline dibawah kita, akan lebih banyak bonus yang akan Anda dapatkan.

*Binary Bonus*
Binary bonus ini kita dapatkan jika kita mengajak member atau downline dibawah kita. Dan diwajibkan minimal mengajak 2 orang di kaki kanan dan kaki kiri.

Jika umumnya MLM memberikan bonus berupa 10% dari pasangan downline yang kita ajak, berbeda dengan Crowd1 yang memberikan banyak binary bonus berupa 1:1, 1:2, dan 1:3



*Matching Bonus – Bonus Generasi*
Matching bonus atau bonus adalah bonus yang anda dapat jika anda berhasil membantu member langsung ada untuk merekrut member baru.


Secara singkat bonus ini terbagi menjadi 5 tingkatan :

– Jika anda join paket white : anda mensponsori langsung minim 4 orang akan mendapatkan masing2 10% dari bonus member Anda tanpa mengurangi hak yang mereka terima

– Jika anda join paket black : anda mensponsori langsung minim 8 orang (4 orang genersi 1 dan generasi berikutnya dari 4 tsbi 2), anda akan mendapatkan masing2 10% dari bonus member Anda tanpa mengurangi hak yang mereka terima

– Jika anda join paket black : anda mensponsori langsung minim 12 orang (4 orang gen 1, 4 orang gen 2, 4 orang gen 3) Anda akan mendapatkan masing2 10% dari bonus member Anda tanpa mengurangi hak yang mereka terima

– Jika anda join paket gold : anda mensponsori langsung 16 orang (4 orang gen 1, 4 orang gen 2, 4 orang gen 3, 4 orang gen 4) Anda akan mendapatkan masing2 10% dari bonus member Anda tanpa mengurangi hak yang mereka terima

– Jika anda join paket titanium : anda mensponsori langsung 20 orang (4 orang gen 1, 4 orang gen 2, 4 orang gen 3, 4 orang gen 4, 4 orang gen 5) Anda akan mendapatkan masing2 10% dari bonus member Anda tanpa mengurangi hak yang mereka terima

*Long Term Residual Bonus*
Secara sederhana, saya bisa mengatakan bonus ini sebagai dana pensiun yang akan Anda terima. Bonus ini akan Anda terima setiap bulan sesuai dengan tingkat jaringan yang Anda terima setiap bulan

Jadi dalam keanggotaan member Crowd1 ada jenjang karirnya. Jenjang karir di Crowd1 terdapat 21 tingkat. Besar kecilnya bonus residual berdasarkan tingkat level yang dicapai. Level dicapai dengan membangun binary balance dan menghasilkan uang di Crowd1. Level baru akan memberikan Anda akses mendapatkan residual income atau sisa pendapatan perusahaan. Semakin tinggi tingkat level yang dicapai, maka semakin besar bonus residual yang didapatkan.

Jika Anda mencapai level 10 (Direktur *) maka Anda akan mendapatkan 1 tiket Leadership VIP Luxury Cruise.

Apabila Anda sudah bergabung dengan Crowd1, Anda dapat melihat posisi Anda pada akun masing-masing.


Fear Of Loss Bonus (Bonus Takut Rugi)
Fear of loss bonus (takut rugi) adalah bonus yang diberikan hanya dalam kurun waktu 14 hari saja terhitung setelah Anda bergabung. Bonus ini hanya berlaku 1x. Bonus yang akan Anda dapatkan berupa 70% uang Euro dan 30% C1 Reward.

Lalu bagaimana cara mendapatkannya? Hanya cukup mengajak minimum 4 orang dalam kurun waktu 14 hari setelah Anda join, Anda akan mendapatkan bonus ini. Ketentuannya sebagai berikut :

– Jika anda mengajak 4 member white, maka Anda akan mendapatkan 125 euro

– Jika anda mengajak 4 member black, maka Anda akan mendapatkan 375 euro

– Jika anda mengajak 4 member gold, maka Anda akan mendapatkan 1.000 euro

– Jika anda mengajak 4 member titanium, maka Anda akan mendapatkan 3.000 euro

Tapi bagaimana jika 4 orang member yang bergabung dibawah Anda tidak join di jenis paket yang sama? Misalkan terdapat kombinasi 2 member white, 1 member black, dan 1 member gold? Maka fear of loss bonus yang akan anda dapatkan sebanyak 125 euro saja.

Anda baru saja bergabung dengan Crowd1? Ingat, jangan sia-siakan bonus ini. Karena hanya berlaku 1x saja. Perlu di catat, jika Anda tidak mendapatkan 4 member dalam kurun waktu 14 hari, maka bonus ini tidak berlaku.

BAGAIMANA CARA AMBIL BONUS?
Yang diomongin duit terus ya? Terus cara ambilnya gimana? Tenang… banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengambil hak Anda disini. Namun perlu diingat, sebelum melakukan penarikan uang diharuskan Anda melakukan verifikasi data diri untuk mematuhi peraturan dan sebagai jaminan keamanan sebaik mungkin untuk Anda dan akun Crowd1 Anda.

Beberapa cara penarikannya antara lain :

Melalui Bitcoin
Anda dapat menarik bonus dari Crowd1 melalui Bitcoin. Jika di Indonesia kita kenal exchanger, Indodax maka uang Anda di Crowd1 dapat dikirim melalui Indodax kemudian baru dimasukkan ke ATM masing-masing. Tentu untuk penarikan ini dikenakan biaya charge tergantung nominal yang Anda ambil.

Berupa Gift Code
Gift code ini Anda peroleh di masing-masing akun. Gunanya adalah untuk menggabungkan member member baru. Lalu apa hubungannya dengan penarikan uang? Jika nantinya terdapat calon member yang ingin bergabung dibawah Anda, maka Anda bisa mengunakan gift code ini utk menjoinkan orang tersebut. Lalu setelah orang tersebut membayar ke Anda, Anda dapat mengaktifkan dengan gift code sedangkan uang yang Anda terima dapat Anda simpan tanpa terkena charge seperti cara sebelumnya

Crowd1 Card
Crowd1 menyediakan kartu seperti ATM yang bisa digunakan untuk bertransaksi ataupun menarik uang di seluruh dunia. Jika di Indonesia, kartu ini juga bisa digunakan di ATM bank mana saja. Anda bisa mengajukan ke perusahaan jika Crowd1 memberikan form pengajuan pada masing2 akun. Jenis kartu ada 3: Silver, Gold, Platinum Pengajuan berbayar 1x pada saat kita mengajukan kepemilikan kartu tersebut.


Link Registrasi?Pendaftaran

Monday, 11 March 2019

China’s 5G is a real national security threat, Forget about the wall and worry about the back door




That’s my takeaway from Sunday’s eye-opening — and somewhat scary — front-page story in The New York Times about the US government’s efforts to persuade allies and other countries to shun next-generation mobile phone networks made by Huawei Technologies and other Chinese companies.

Unlike President Trump’s phony immigration crisis, China’s potential ability to infiltrate so-called 5G networks is a real security threat. This time, the president has it right.

“Nervousness about Chinese technology has long existed in the United States, fueled by the fear that the Chinese could insert a ‘back door’ into telecom and computing networks that would allow Chinese security services to intercept military, government and corporate communications,” according to the Times story by David E. Sanger, Julian E. Barnes, Raymond Zhong, and Marc Santora. “But the concern has taken on more urgency as countries around the world begin deciding which equipment providers will build their 5G networks.”

What is 5G? It’s the fifth generation of mobile technology that AT&T, Verizon, and other phone companies around the globe are beginning to roll out. But more than just providing faster downloads of YouTube videos, 5G networks are, as the Times explains, the first “built to serve the sensors, robots, autonomous vehicles and other devices that will continuously feed each other vast amounts of data, allowing factories, construction sites and even whole cities to be run with less moment-to-moment human intervention.”

In other words, if there is ever a real Matrix, it will run on 5G.

Huawei (pronounced “hwa-way”) is China’s largest supplier of telecom gear. The United States fears that the company and other Chinese suppliers are willing or unwilling participants in Beijing’s corporate and military espionage efforts.

Installing their equipment, the argument goes, would give China’s leaders the ability to monitor communications, hack into computer systems, and steal military and trade secrets.

Huawei denies that it is controlled by or works for the Chinese government, and the United States has offered no hard evidence to back up its concerns, even as it has blocked Huawei from the US 5G market and pushes countries including Poland to do the same.

Australia has banned Huawei’s 5G equipment and gear made by ZTE, another Chinese supplier, and carriers in Britain are weighing their options.

Huawei’s image has been hurt by the December arrest in Canada — at the behest of US officials — of Meng Wanzhou, a top executive and daughter of the company’s founder, on charges that she defrauded banks to help Huawei evade sanctions against Iran. Earlier this month a Huawei employee was arrested in Poland on charges of spying.

On Monday, the feds turned up the heat. The Justice Department unsealed criminal sanctions charges against Huawei, two of its subsidiaries, and Meng.

The company was also charged in a separate case with stealing trade secrets from T-Mobile, according to federal prosecutors.

The US-China tariff spat is just a sideshow for this bigger fight over how to protect the security of 5G networks. And it’s a hard fight to win. The Internet is global, and there will always be places where China — and let’s not forget the Russians and North Koreans — could slip through a back door.

The US government does its fair share of spying on enemies and friends alike. So it’s hard to blame the Chinese for trying to keep up.

We can only hope that the both countries eventually find it in their best interests to be competitors, but not enemies.

But until that day arrives, the Trump administration — for all its lying, mistakes, and cynical policies — is right to sound the alarm about China and 5G. The balance of economic and military power may hinge on that back door.

sumber : bostonglobe

Thursday, 21 September 2017

Pertanggungjawaban Hukum Ketika Menara BTS Roboh


Terlebih dahulu akan menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan BTS adalah Base Transceiver Station (“BTS”). Pengaturan pendirian dan penggunaan BTS diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 02/Per/M.Kominfo/03/2008 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi (“Perkominfo No. 02/2008”) dan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Komunikasi dan Informatika dan kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 18 Tahun 2009; Nomor: 07/Prt/M/2009; Nomor: 19/Per/M.Kominfo/03/2009; Nomor: 3 /P/2009 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi (“Peraturan Bersama Menteri”). 

Wednesday, 21 December 2016

Update Daftar Harga Sewa Alat Berat 2019


Alat-alat berat digunakan untuk menunjang proses pembangunan di lapangan. 

Ada beberapa jenis alat berat yang dapat disewa oleh pembangun, dan umumnya harga sewanya dihitung per jam. 

Berikut ini informasi mengenai harga sewa alat berat seperti bulldozer, excavator, vibro, dan crane . 

Apabila Anda sedang mencari informasi harga sewa bulldozer, excavator, vibro, crane , silahkan menyimak tabel yang kami sajikan di bawah ini.

Tuesday, 12 July 2016

Langkah Hukum Menolak Berdirinya Menara Tower Telekomunikasi Selular


Ketika sebuah tower milik operator seluler Habis masa kontrak sewa lahannya namun Warga  menolak dilakukannya perpanjangan kontrak antara pemilik lahan dengan operator seluler selaku pemilik tower. Warga minta supaya tower tersebut dirobohkan dan dipindahkan lokasinya. Langkah hukum apa sajakah yang harus dilakukan untuk menolak perpanjangan kontrak sewa tersebut sedangkan pemilik lahan sudah memperpanjang masa sewa lahan ???

Sunday, 3 July 2016

Protelindo Beli 2500 Menara Punya XL Senilai Rp 3,5 T


Setelah di setujui dalam RUPS lalu, tentang penjualan menara, akhirnya XL menentukan bahwa yang Protelindo yang menjadi pembeli 2500 menaranya. Total nilai pembelian itu sebesar Rp.3.568 Triliun. Pembayaran transaksi seluruhnya dalam bentuk tunai tanpa komponen lain, baik saham maupun pembayaran yang ditangguhkan.

Tower Bersama Group Terbitkan Obligasi Di Bawah Prospektus


PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menyatakan total penerbitan obligasi PUB TBIG II Tahap I Tahun 2016 sebesar Rp230 miliar.

Jika berkaca berdasarkan prospektus TBIG yang diterbitkan pada 1 Juni 2016, pada tahap pertama perusahaan Tower ini akan menerbitkan obligasi maksimal Rp600 miliar. Sekadar informasi, Penerbitan ini merupakan bagian dari PUB II dengan total target dana Rp5 triliun.

Saturday, 25 June 2016

Update Daftar Harga Kontaktor Schneider


1. Kontaktor Easypact Tesys E (Schneider)




Kontaktor 3 Phase Easypact TVS
Pole :3
Rating Voltage AC : 400 V
Coil Voltage : 220 VAC
Aux Contact : 1 NO
Merk : Schneider Electric

Pilihan Rating kW :
LC1E0610E5  -AC3 : 2.2 kW -AC1 :  6 A harga Rp 115.000
LC1E0910M5 -AC3 : 4.0 kW -AC1 :  9 A harga Rp 137.700
LC1E1210M5 -AC3 : 5.5 kW -AC1 : 12 A harga Rp 148.600
LC1E1810M5 -AC3 : 7.5 kW -AC1 : 18 A harga Rp 205.500
LC1E2510M5 -AC3 : 11.0 kW -AC1 : 18 A harga Rp 261.000


Friday, 24 June 2016

Mudik Lebih Mudah dengan Tol Laut Tanjung Priok-Lampung



Memasuki masa Angkutan Lebaran Tahun 2016, para pemudik dari Jakarta yang akan menuju Lampung atau sebaliknya, kini, memiliki alternatif baru tanpa harus melalui Pelabuhan Merak-Bakauheni.

Lantaran pada Rabu (22/6/2016) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru saja meresmikan Rute pelayaran lain yaitu Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta - Pelabuhan Panjang Lampung.

Pelayaran rute Panjang-Tanjung Priok tersebut dioperasikan oleh PT. Atosim Lampung Pelayaran (ALP) yang akan dilayani oleh 3 (tiga) kapal Roll on-Roll off (RoRo) yaitu KM. Mutiara Sentosa II, KM. Mutiara Sentosa III dan KM. Mutiara Timur I, dengan waktu tempuh perjalanan kurang lebih 8 jam.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Tonny Budiono mengatakan bahwa pengoperasian kapal RoRo ini dilaksanakan dalam rangka mensukseskan program Tol Laut dan Short Sea Shipping.

Program ini diharapkan akan mampu menjadi solusi dalam penanganan permasalahan kepadatan jalur transportasi darat khususnya di Pantura dan lintas timur Sumatera sehingga dapat menekan waktu perjalanan dan efisiensi biaya, menurunkan biaya logistik, serta dapat mengurangi beban jalan raya yang semakin tinggi.

“Jika kapal yang beroperasi itu tetap dan berjadwal, maka ada atau tidak ada muatan dan penumpang, kapal harus tetap berangkat sehingga akan semakin memperlancar arus barang dan penumpang di Indonesia” kata Tonny di Pelabuhan Panjang, Lampung, Rabu (22/6/2016).

Pembukaan rute baru ini disambut baik oleh para pengusaha dan masyarakat pengguna jasa transportasi karena mereka akan dapat melakukan penghematan baik dari segi biaya (tarif lebih terjangkau) maupun waktu.

Keuntungan lainnya, masyarakat dapat berpergian dengan nyaman dan aman karena kapal dalam kondisi bagus dan laik operasi, serta dapat terhindar dari kemacetan dan kepadatan di lintas penyeberangan Merak-Bakauhueni.

Menutup sambutanya, Dirjen Perhubungan Laut berharap agar peran pemerintah dan operator dapat semakin sinergis sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut dan penyeberangan.

“Tak lupa juga saya ingin menghimbau kepada KSOP Pelabuhan Panjang dan PT. Pelindo II untuk dapat terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas di Pelabuhan Panjang” kata dia.

Sumber


Saturday, 26 March 2016

Hitung Cepat Kebutuhan AC untuk Pendinginan Sebuah Ruang


Untuk perhitungan yang presisi dalam mengkondisikan ruang baik untuk aktifitas manusia atau untuk pendinginan perangkat peka suhu, banyak faktor yang menjadi acuan.
1. Bila untuk aktifitas manusia, maka suasana ruang yang nyaman sebagai acuan dasar.
2. Untuk perangkat peka suhu, maka suhu dan kelembaban ideal perangkat tersebut yang menjadi acuan dasar.
3. Suhu dan kelembaban luar ruang baik saat panas maupun dingin
4. Panas sinar matahari langsung maupun pantul
5. Daya infiltrasi panas tiap sekat, baik lantai, dinding maupun atap.
6. Panas yang ditimbulkan dari dalam, baik dari perangkat maupun manusia.

berikut adalah cara cepat dalam menghitung kebutuhan pendinginan sebuah ruang.
+ Dasar teori, Suhu ruang yang akan dikondisikan A derajat celcius, suhu luar B derajat celcius, suhu yang diinginkan untuk ruang adalah C derajat celcius, maka dibutuhkan energi pendinginan = A-C + infiltrasi suhu dari luar, baik oleh dinding bata, kaca, bukaan pintu dan panas yang dikeluarkan tubuh, mesin dlm ruang dll.

satuan yang sering digunakan:
- BTU/h = British Thermal Unit per hour
- PK = 9.000 BTU/h (satuan AC yang umum dipakai masyarakat umum)
- CFM = satuan aliran udara cubic feet per minute (1 CFM ~ 30 BTU/h)

----------------------------------------------------
| TABEL 1 |
----------------------------------------------------
| Kebutuhan Satuan Pendinginan tiap ruang |
----------------------------------------------------
| Kantor - - - - - | 550 - 600 BTU/h/m2 - - - -|
| Kamar/rumah | 470 - 550 BTU/h/m2 - - - - |
| Gudang - - - - -| 500 BTU/h/m2 + faktor x -|
| Fasum (aula) - | 725 BTU/h/m2 - - - - - - -- |
| Supermarket - | 675 BTU/h/m2 - - - - - - - -|
----------------------------------------------------
Catatan :
Faktor x adalah faktor panas yang timbul dari desain gudang yang kurang mampu menahan infiltrasi suhu luar ruang. Baik karena bukaan maupun pemilihan bahan sekat.

Untuk ruang diluar tabel tersebut diatas, bisa diperkirakan dengan membandingkan faktor panas yang timbul dalam ruang tersebut, misal aula adalah ruang yang membutuhkan

pendinginan tertinggi per meter perseginya, ini dikarenakan faktor daya tampung aula yang mencapai 3 orang per m2.

Contoh kasus.
1. Sebuah kantor memiliki beberapa ruang A= 3x4m2; B=6x6m2; hitung berapa PK AC tiap ruang tersebut?
jawab:
Ruang A = Luas = 3 x 4 m2 = 12m2
= AC = 550 BTU/h/m2 x 12 m2 = 6.600 BTU/h
= PK = 6.600/9.000 = 0,73 PK
di pasaran unit AC split yang ada 3/4 PK

Ruang B = Luas = 6 x 6 m2 = 36m2
= AC = 550 BTU/h/m2 x 36 m2 = 19.800 BTU/h
= PK = 19.800/9.000 = 2,2 PK
di pasaran unit AC split yang ada 3/4 PK dan 1,5PK

Update Daftar Harga Residual Current Circuit Breaker RCCB/ELCB Domae Schneider Electric 2016




Proteksi arus bocor 300 mA untuk protkesi terhadap bahaya kebakaran 
Cocok untuk aplikasi distribusi akhir untuk rumah, apartemen, gedung komersil, gedung industri, dll

2 Phasa
ELCB Domae 2 Phasa 30 mA 25 A Harga Rp 309.500,-
ELCB Domae 2 Phasa 30 mA 40 A Harga Rp 339.500,-
ELCB Domae 2 Phasa 30 mA 63 A Harga Rp 473.500,-
ELCB Domae 2 Phasa 300 mA 25 A Harga Rp 330.000,-
ELCB Domae 2 Phasa 300 mA 40 A Harga Rp 374.000,-
ELCB Domae 2 Phasa 300 mA 63 A Harga Rp 468.500,-
4 Phasa
ELCB Domae 4 Phasa 30 mA 25 A Harga Rp 507.000,-
ELCB Domae 4 Phasa 30 mA 40 A Harga Rp 589.500,-
ELCB Domae 4 Phasa 30 mA 63 A Harga Rp 756.500,-
ELCB Domae 4 Phasa 300 mA 25 A Harga Rp 491.000,-
ELCB Domae 4 Phasa 300 mA 40 A Harga Rp 611.000,-
ELCB Domae 4 Phasa 300 mA 63 A Harga Rp 691.000,-
Vigirex RH99 M Schneider Electric Harga Rp 1.688.000,-
Solusi memenuhi kebutuhan ELCB dengan sensitifitas 300 mA untuk daya listrik hingga 400 KVA.

Monday, 14 March 2016

Thursday, 18 February 2016

24 Pelabuhan Rute Tol Laut Indonesia

Pembangunan Poros Maritim Nasional atau Tol Laut bertujuan untuk membuka akses pelayaran petikemas regional dengan membuat suatu pelabuhan besar berskala hub internasional yang dapat melayani kapal-kapal niaga besar di atas 3.000 TEUs atau sekelas dengan kapal Panamax 6.000 TEUs.
poros maritim Indonesia merupakan bagian poros maritim dunia. Untuk mewujudkannya, maka di wilayah Indonesia harus terdapat pusat-pusat kegiatan maritim dan kelautan berkelas dunia yang melayani dan mengakomodasi kegiatan kemaritiman ke seluruh dunia.
Pada prinsipnya, pembangunan Tol Laut atau Pendulum Nusantara merupakan penataan rute tetap (linier), terhadap rute yang sudah ada. Untuk mencapai keberhasilannya, diperlukan langkah-langkah antara lain; mengefisienkan sistem transportasi maritim Indonesia, kelembagaan regulasi dan pendanaan serta dukungan lintas sektoral.

Jadi tol laut, sistem supply chain logistik nasional agar bekerja efisien. Bukan seperti jalan tol disambung di laut


Pembangunan tol laut untuk terselenggaranya konektivitas transportasi laut yang efektif secara rutin dari barat Indonesia sampai timur wilayah Indonesia melibatkan 24 pelabuhan.

Ke-24 pelabuhan tersebut meliputi lima pelabuhan sebagai hub (pengumpul) yaitu
- Pelabuhan Belawan/Kuala Tanjung
- Pelabuhan Tanjung Priok/Kalibaru
- Pelabuhan Tanjung Perak
- Pelabuhan Makassar
- Pelabuhan Bitung.

Sedangkan 19 pelabuhan sebagai feeder (pengumpan) bagi pelabuhan Hub, sebagai berikut
- Pelabuhan Malahayati
- Batam
- Jambi (Talang Duku)
- Palembang
- Panjang
- Teluk Bayur
- Tanjung Emas
- Pontianak
- Banjarmasin
- Sampit
- Balikpapan/Kanangau
- Samarinda/Palaran
- Tanau/Kupang
- Pantoloan
- Ternate
- Kendari
- Sorong
- Ambon
- Jayapura

Rute Pelayaran Kapal Tol Laut Indonesia

Pemerintah telah meluncurkan pelayaran kapal barang reguler yang merupakan bagian dari program tol laut seperti yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sebelumnya.

"Konsep Tol Laut bukan membuat jalan tol di atas laut. Namun merupakan jalur distribusi logistik menggunakan kapal laut dari ujung Pulau Sumatera hingga ujung Papua"

Program pelayaran kapal berjadwal ini dimaksudkan untuk‎ mengurangi disparitas harga antara Indonesia Timur dengan daerah sentra produksi yang ada di wilayah Indonesia Barat.
Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang dalam Rangka Pelaksanaan Tol Laut, PT Pelni (Persero) ditunjuk sebagai pihak yang menyelenggarakan pelayaran reguler tersebut.
Untuk saat ini, Pelni masih bisa menyediakan tiga kapal dan melayani tiga trayek dari ketentuan yang seharusnya enam kapal‎ yang melayani enam trayek juga seperti yang tertuang dalam ketetapan.
Adapun, besaran Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang dalam Rangka Pelaksanaan Tol Laut tersebut sebesar Rp 257,9 miliar dengan 6 kapal.

Ketiga susunan jaringan trayek tersebut adalah:

1. Kodo Trayek T - 1 : Tg. Perak - Tual - Fak fak - Kaimana - Timika - Kaimana - Fak fak - Tual -Tg Perak (Dioperasikan oleh KM. Caraka Jaya Niaga III - 32)

2. Kode Trayek T - 4 : Tg. Priok - Biak - Serui - Nabire -Wasior - Manokwari - Wasior- Nabire - Serui - Blak -- Tg Pnok (Dioperasikan oleh KM. Caraka Jaya Niaga Ill - 22)

3. Kode Trayek T -6 : Tg. Priok - Kijang - Natuna - Kijang - Tg Priok (Dioperasikan oleh KM. Caraka Jaya Niaga III - 4)

Diperkirakan akan ada kebutuhan 1.000 kapal setiap tahunnya, sementara industri galangan kapal saat ini hanya mampu memenuhi 30 persen. Potensi industri perkapalan sangat besar. Kebutuhan kapal bukan hanya untuk kapal barang, tapi juga kapal penumpang, ferry, kapal nelayan dan lain-lain. Oleh karena itu, investor juga diundang untuk mengisi kebutuhan tersebut.
Salah satu investor yang tertarik untuk menanamkan modal di Indonesia adalah investor Jepang Tsuneishi Ship Building .Tsuneishi Ship Building merupakan industri perkapalan nomor tujuh terbesar di Jepang. Selain di Jepang, Tsuneishi juga telah membangun industri galangan kapal di Cebu, Filipina, Zoushan, China dan Paraguay.
Untuk Indonesia, Tsuneishi merencanakan investasi di sektor jasa reparasi kapal senilai US$ 40 Juta dengan proyeksi menyerap pekerja hingga 1.000 orang.
Untuk memenuhi kebutuhan kapal tol laut Kementerian Perhubungan memecahkan rekor pembelian kapal terbanyak dalam sejarah pemerintah Indonesia. Kali ini Kementerian Perhubungan membeli kapal laut sebanyak 188 buah.
Untuk pembelian tersebut Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan dana total Rp 11,8 triliun dengan pola penganggaran multi years hingga tahun 2017.
Untuk tahun 2015 telah dianggarkan Rp 3,3 triliun dimana alokasinya untuk pembayaran Down Payment (DP) dan konstruksi kapal yang diperkirakan pada akhir tahun baru mencapai 15 persen. Sementara tahun 2016 telah dianggarkan sebanyak Rp 4,4 triliun dan tahun 2017 sebesar Rp 4,1 triliun.
Mengenai proses pengerjaannya, semua kapal tersebut akan dikerjakan oleh perusahaan galangan kapal di Indonesia‎ yang diperkirakan berjumlah 100 perusahaan lebih yang terdiri dari BUMN dan swasta.
Mengenai jenis kapal yang dipesan ada tiga kategori, yaitu kapal jenis penjagaan laut dan pantai sebanyak 73 kapal, kapal lalu lintas angkutan laut 95 kapal dan kapal kenavigasian sebanyak 15 kapal.Kapal angkut barang ini nantinya akan memiliki kapasitas mencapai 2000 Gross Ton (GT).

Tol Laut Berpotensi Efektif Mereduksi Biaya Angkut Logistik Antar Pulau di Indonesia

Konsep integrasi sistem logistik laut dan darat yang diusung Presiden terpilih Joko Widodo menggabungkan rute berlayar kapal dengan jaringan rel kereta api. 

Jalur Tol Laut Indonesia


Pemikiran tol laut berdasar pada kondisi wilayah perairan yang notabene 2/3 dari luas Indonesia kurang diperhatikan. Padahal, negara lain yang memiliki luas laut yang dominan pasti mendasarkan infrastruktur perairan. Kondisi tersebut menimbulkan adanya lingkaran setan logistik di Indonesia. Pada satu sisi pengembangan industri masih terpusat di Jawa, sementara pada sisi lain ongkos transportasi logistik antara Barat dan Timur amat mahal.

Tol Laut yang dimaksud disini bukan berupa jalan yang secara fisik dibangun di atas permukaan laut tetapi berupa jalur layar kapal dengan rute tetap  dan berlayar secara rutin.

Rute kapal dalam konsep tol laut  meliputi Aceh, Jakarta, Surabaya, Nusa Tenggara, Maluku sampai Papua. Jalur tersebut akan menjadi rute utama, sedangkan distribusi ke kepulauan lain menggunakan kapal-kapal lebih kecil dibanding dengan armada di jalur utama.


 Armada Kapal Tol Laut Indonesia

Bila kapal yang melintas di jalur utama tersebut rutin berlayar maka harga kebutuhan di Papua tidak akan selisih banyak dibanding di Jawa. Paling mahal selisih harga separuhnya, itupun bila sudah di pedalaman. Namun, tanpa jalur distribusi yang baik harga pun berlipat-lipat. Sebagai contoh, harga semen di Jawa  Rp60.000-Rp70.000 per sak di pedalaman Papua bisa Rp1 juta-Rp1,5 juta per sak.

Bila sistem logistik yang nantinya diintegrasikan dengan sistem logistik nasional ini berjalan maka daya saing produk dalam negeri naik. Pasalnya, biaya logistik murah maka harga produk juga semakin terjangkau.Sementara di sektor darat, konsep tol laut akan dipadukan dengan jaringan rel kereta api di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.

Disamping Tol laut dibutuhkan juga pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di daerah Indonesia Timur untuk memastikan kapal-kapal yang berangkat dari Timur ke Barat melalui jaringan tol laut tidak membawa muatan kosong karena tidak adanya industri di sana. Selain itu, penting juga dilakukan  penguatan koneksi jaringan antara pelabuhan dengan area industri untuk menjamin agar ongkos logistik tidak mahal supaya jaringan laut menjadi pilihan utama bagi kalangan industri.

Monday, 15 February 2016

ILMU TEKNIK SIPIL - Cara menyimpan file Autocad menjadi PDF

File PDF memiliki beberapa keunggulan diantaranya File PDF tidak bisa di edit, data lebih ringan dan bisa dengan mudah dibaca oleh perangkat komputer, tablet bahkan HP smartphone.
Mungkin sudah banyak yang tahu dan sudah mengerti bagaimana caranya mengubah file Autocad dwg menjadi pdf. Tetapi tidak apa-apalah saya bagikan lagi. Siapa tahu masih ada diantara kita yang belum tahu bagaimana caranya. Caranya cukup mudah kok broo

Baca selengkapnya >>

Friday, 12 February 2016

Manfaat Proyek Kereta Api Cepat China Railway - KCIC rute Jakarta - Bandung


Keberadaan kereta api super cepat dianggap penting, karena mampu memangkas jarak tempuh dari Jakarta menuju Bandung menjadi hanya 36 menit. Kereta tersebut diharapkan mampu menekan biaya logistik dan mempercepat mobilitas masyarakat. Proyek kereta super cepat Indonesia yang diwacanakan memiliki kecepatan 300 kilometer per jam itu dan akan melayani rute Jakarta-Bandung.


Tiongkok dan Jepang berkompetisi untuk terpilih menjadi investor yang membangun kereta api super cepat Jakarta-Bandung. Kedua negara tersebut bahkan telah mengajukan proposal penawaran kerja sama dengan skema terbaik. Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumnya juga memastikan kedua negara tersebut menawarkan kerja sama pembangunan kereta api super cepat dengan syarat ringan.  Hal tersebut dianggap menguntungkan Indonesia, karena pemerintah dapat menggenjot infrastruktur nasional. Dalam dokumen studi kelayakan Jepang, terdapat wacana rute kereta cepat ini juga akan melayani konektivitas ke Cirebon, bahkan hingga Surabaya. Untuk rute Jakarta-Bandung, kereta cepat akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari dua hingga tiga jam menjadi sekitar 37 menit. Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dari proposal Jepang diketahui biaya pembangunan rel dan kereta cepat sebesar US$6,2 miliar. Adapun China melakukan studi kelayakan, setelah Jepang. Dari proposal Tiongkok, kebutuhan investasi untuk pembangunan rel dan kereta cepat sebesar US$5,5 miliar.



Pemerintah menunjuk Boston Consulting Group untuk menjadi konsultan independen dalam proyek pembangunan kereta api super cepat Jakarta-Bandung. BCG sendiri merupakan perusahaan manajemen konsultan global yang memiliki 82 kantor perwakilan di 46 negara. Perusahaan tersebut bertugas memberikan saran kepada kliennya di sektor swasta, publik, dan nonprofit di seluruh dunia. Adanya penunjukan tersebut untuk mencari skema dan tawaran terbaik dari investor dalam teknis pembangunannya di dalam negeri. Konsultan yang ditunjuk pemerintah akan melakukan penilaian dari sisi teknikal, keuangan, dan kebijakan penggunaan produk kandungan lokal dari studi kelayakan dan desain rekayasa detil proyek tersebut. Beberapa pertimbangan pemerintah dalam menentukan mitra proyek ini antara lain berdasarkan kebutuhan investasi, penerapan teknologi, penggunaan tingkat kandungan dalam negeri, harga tiket kepada penumpang, dan juga potensi efek ekonomi yang dihasilkan.

Akhirnya Kereta Api (KA) Cepat Jakarta-Bandung diresmikan pada 21 Januari lalu.  Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri China Xi Jinping telah menandatangani nota kesepahaman terkait pembangunan kereta api cepat di sela-sela pelaksanaan Konferensi Asia Afrika di Bandung 2015. China Raiway ditetapkan sebagai perusahaan Tiongkok untuk memborong proyek itu dan akan dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC), proyek ini ditargetkan akan selesai pada 2019.


Pembangunan jalur kereta api Jakarta-Bandung tidak menggunakan uang negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Selain itu, pemerintah juga tidak memberikan jaminan untuk proyek tersebut, termasuk tidak adanya setoran modal bagi BUMN yang mau mengerjakannya. Badan usaha tersebut dapat bersifat "patungan antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan swasta yang berminat untuk membangun jalur itu. Pemerintah melalui Kemenhub baru turun tangan dan berperan dalam proyek itu terkait teknis regulasi dan perizinan.

Proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung akan mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat.  Selama tiga tahun masa pembangunan KA Cepat pada periode konstruksi akan tersedia kesempatan kerja bagi 39.000 orang. Pada periode konstruksi rencana pengembangan yang berorientasi transit akan tersedia kesempatan kerja bagi 20.000 orang selama 15 tahun. Pada periode operasional akan tersedia kesempatan kerja bagi 28.000 orang selama 25 tahun (Harian Kompas, 15 Januari 2016). Data itu belum termasuk rencana pembangunan kawasan bisnis, wisata, riset, apartemen, perumahan dan hotel.

Oleh karena itu, secara agregat, pembangunan itu semua akan mendorong sektor properti lebih menggeliat termasuk bisnis ikutannya. Pembangunan itu juga akan membangkitkan wisata Bandung Barat makin bercahaya yang selama ini hanya dinikmati Kota Bandung. Jangan lupa bahwa bisnis wisata akan memberikan berkah tersendiri yakni devisa dari kunjungan wisatawan mancanegara. Ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata.

Ingat pula bahwa sektor pariwisata akan mendorong pengembangan ekonomi kreatif. Selama ini ekonomi kreatif meliputi periklanan, arsitektur, seni, kerajinan, desain, fashion, film, musik, seni pertunjukan, penerbitan, penelitian dan pengembangan, perangkat lunak, mainan dan permainan, televisi dan radio dan permainan video. Dalam rencana revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) yang dirancang bakal tuntas Maret 2016, sektor pariwisata dan sektor ekonomi kreatif menjadi target untuk direvisi.
Bahkan, semua bidang perfilman di jasa teknik, produksi, distribusi, dan ekshibisi bioskop dibuka 100% untuk investor asing. Kelima, menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Kesempatan kerja yang semakin luas juga akan mengurangi tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 6,18 persen per Agustus 2015. Angka tersebut naik dari 5,94 persen pada periode sebelumnya, Agustus 2014. Oleh karena itu, tidak terlalu berlebihan kalau 2016 disebut sebagai tahun menjanjikan bagi sektor properti.

Tuesday, 9 February 2016

SITAC : Mencari Kandidat Lokasi Tower BTS Telekomunikasi Seluler

Menentukan lokasi yang akan dibangun tower BTS tidak sesulit yang Anda bayangkan, cukup dengan menggunakan tools  GPS dan software peta dan topologi  contohnya mapinfo dan google earth.


Pada dasarnya setiap Tower BTS memiliki 3 Antenna sektoral dengan arah yang berbeda. Arah setiap antenna sektor inilah yang akan mendapat layanan telekomunikasi. Setiap sektor mencakup area yang lebarnya 60 derajat. Setiap sektor ini kemudian disebut sebagai cell yang memiliki area cakupan masing – masing. Di Smartphone Android dengan menginstal aplikasi G-Net Track, kita bisa melihat cell ID yang menunjukkan kita sekarang di-handle oleh cell mana.

Setiap operator, akan berusaha memaksimalkan agar pendapatan di ketiga sektor BTS-nya optimal.Namun dalam beberapa kasus, ada beberapa BTS yang optimal misalnya hanya 2 arah yang mana BTS tersebut misalnya untuk meng-cover jalan raya sementara daerah di sekitarnya merupakan hutan/perkebunan yang jarang penduduk sehingga cukup 2 antenna sektor untuk mengcover jalan raya tersebut.
Langkah pertama mencari kandidat lokasi BTS adalah survey lapangan dengan GPS.  Misalnya kita akan membangun tower di daerah A maka yang pertama dilakukan adalah mengetahui, misalnya ada berapa desa di daerah A, seluas apakah masing-masing desa itu dan terakhir adalah jarak antara desa di daerah tersebut. Maka saat survei, kita akan menelusuri desa-desa tersebut. Kemudian, setiap kumpulan pemukiman akan kita berikan tanda di GPS, misalnya jika dalam 20 meter rumah-rumah tidak putus, kita berikan tanda di GPS.  Hal ini akan memberikan gambaran seberapa padat desa tersebut. Kemudian, di setiap desa, setiap jalan di desa tersebut kita telusuri/tracking sambil terus memberikan tanda jika ada pemukiman atau tempat – tempat penting, seperti : Balai Desa, Sekolah, Masjid, Pabrik, Pasar dan lain – lain. Sehingga kita bisa mengetahui desa tersebut seluas apa, dan apakah ada potensi pasar di desa tersebut. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah keberadaan layanan seluler di daerah tersebut. Diutamakan adalah untuk mencover daerah yang belum ada layanan seluler dari tower-tower yang sudah ada di sekitarnya.

Titik yang kita tentukan pertama kali, bisa jadi berubah – ubah karena misalnya jarak desa A ke desa B memenuhi syarat tetapi jarak desa A ke desa C terlalu jauh. Sehingga titik tersebut harus di geser lagi.  Titik yang didapatkan, yang memiliki jarak relatif sama antar desa, kita sebut titik kandidat. 
Titik kandidat ini adalah referensi awal dan masih bisa berubah. Perubahan titik misalkan karena : Tidak ada kesepakatan harga sewa lahan dengan pemilik lahan, jalan akses yang sulit, titik tersebut merupakan tanah fasilitas umum warga yang tidak bisa digunakan seperti Masjid atau Balai Desa, atau bisa juga karena topologi titik tersebut pas di daerah lembah sehingga jika dipasang tower akan kurang maksimal. 
Hal – hal tersebut menjadi sebab dilakukannya pergeseran titik. Biasanya ada toleransi sekitar 200 m dari titik awal jika memang dilakukan penggeseran. Jika merupakan daerah pegunungan maka hasil survei akan dilihat menggunakan google earth untuk mengetahui topologi daerah tersebut. Juga bisa dilakukan simulasi perkiraan coverage BTS dengan mengambil titik tersebut sebagai referensi.
Sehingga jika titik tersebut merupakan lembah, bisa dilakukan penggeseran ke arah dengan lokasi yang lebih tinggi.Setelah titik tower didapatkan kemudian adalah menentukan arah ketiga sektor BTS tersebut. Arah sektor ini tentu menyasar ke pemukiman penduduk ataupun daerah lain yang akan dijadikan pasar layanan seluler.

Lain lagi, ketika ada permintaan untuk lokasi towerbaru, bukan hanya masalah teknis lokasi yang pas atau keberadaan kompetitor utama di lokasi tersebut yang menjadi dasar sebuah pertimbangan pembangunan tower. Pada dasarnya harus ada hitungan bisnis nya. Karena bagaimana pun juga Operator Telekomunikasi Seluler adalah sebuah entitas bisnis yang tetap menghitung rugi laba dalam setiap aktivitasnya. Apalagi saat ini kompetisi antar operator sangat ketat, margin kecil dan penetrasi pasar yang mulai jenuh. Belum lagi ditambah kondisi ekonomi yang sedang melemah. Kadangkala pada kasus tertentu hitungan bisnis ini dikesampingkan misalnya saat operator menjalankan kewajiban dari pemerintah untuk menjalankan Public Service Obligation (PSO) yaitu pembangunan tower di daerah terpencil yang belum terjangkau layanan telekomunikasi, permintaan kepala daerah dan lain – lain. Baiklah disini untuk sementara kita kesampingkan dahulu hal demikian. Kita asumsikan pembangunan tower ini tanpa campur tangan pemerintah.
Capital Expenditure (CAPEX) 
Seperti investasi lainnya, hal pertama yang dihitung adalah biaya atau cost. Pertama adalah cost dari  CAPEX. Cost ini adalah biaya awal saat pembangunan tower. Hanya yang masuk komponen ini seperti misalnya :
  • Civil Mechanical Electrical : Tower, Shelter, Power Supply (Permanent Genset, PLN, Solar Cell, Rectifier ), semua aksesoris (alarm, AC, dll), biaya instalasi.
  • Perangkat BTS : Antenna BTS, module – module BTS, biaya instalasi, commissioning, integrasi dengan BSC, jaminan spare part.
  • Perangkat transmisi : Antenna Microwave, IDU, ODU, biaya instalasi.
  • Site Acquisition (SITAC) : Sewa lahan dan berbagai perizinan.
Operational Expenditure (OPEX)
Selain CAPEX, ada juga Operational Expenditure (OPEX) yakni biaya operasional yang diperkirakan dikeluarkan selama beroperasinya BTS tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai masa depresiasi perangkat.
1. Network Cost 

Biaya Izin Siaran Radio (ISR) yang seperti kita ketahui setiap perangkat, baik BTS maupun transmisi, yang memancarkan frekuensi maka perlu memiliki izin tersendiri.
Biaya power : Estimasi biaya langganan PLN, biaya pembelian solar BBM, maintenance genset, dll. Sebagai gambaran, jika BTS tersebut memakai PLN multiguna yakni tanpa kWh meter maka PLN akan memberi tagihan sekitar 6 jtan per bulan. Jika bukan multiguna maka sekitar 3 – 4 jt per bulan. Biaya power akan lebih besar jika site tersebut menggunakan genset. Operator ‘diharuskan’ membeli solar dengan harga solar industri. Jika dalam setahun dibutuhkan BBM sekitar 15.000 liter dengan harga per liter solar industri sekitar Rp. 13.000 maka untuk BBM saja butuh sekitar Rp. 195 jtan. Belum biaya operasional genset seperti penggantian filter solar dan oli, dan penggantian sparepart yang rusak.
2. Biaya Transmisi  
Misalnya karena lokasi terpencil maka BTS tersebut perlu menggunakan transmisi VSAT (Very Small Aperture Terminal) melalui satelit dan timbul biaya sewa VSAT jika operator tersebut tidak memiliki kapasitas satelit yang cukup. Sebagai gambaran, biaya sewa link sebesar 2 E1 sekitar 900 jtan per tahun. Dan link sebesar itu hanya sesuai untuk layanan 2G meski bisa dipaksa 2G + 3G dengan 3G sangat minimalis.
3. Biaya sales 
Sebagus apapun lokasi tower jika tanpa aktifitas penjualan di sana maka yaa tetap tidak bisa memaksimalkan pendapatan. Biaya sales bisa diambil dalam prosentase terhadap revenue, misalnya sebesar 30 % dari total revenue per tahun.
 

Average Revenue Per User (ARPU)
Setelah komponen – komponen biaya seperti CAPEX dan OPEX diketahui maka yang tak kalah penting yang perlu diketahui adalah berapa estimasi revenue yang akan didapatkan dari investasi tersebut. Acuan paling mudah adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU ini biasanya akan selalu muncul dalam setiap
laporan keuangan triwulan dan tahunan setiap operator seluler. Beberapa tahun terakhir, nilai ARPU beberapa operator hanya berkisar Rp 25 – 30 an ribu per pelanggan per bulan. Artinya rata – rata pelanggan mengeluarkan biaya membeli pulsa sekitar Rp. 30an ribu.
 

Contoh kasus :
Misalnya, kita miliki CAPEX yang misalnya kita asumsikan Rp. 3 M dan OPEX misalnya Rp 250 jt untuk power, Rp 900 jt untuk transmisi VSAT, dengan asumsi tower dibangun di daerah terpencil yang jauh dari lokasi tower terdekat, dan Rp 50 jt untuk sales dan total Rp 1,2 M per tahun maka kita tinggal hitung berapa revenue sebagai targetnya. Langkah selanjutnya adalah penghitungan Business Case. Output dari Business case ini adalah diketahui berapa IRR (Investment Rate of Return) dan NPV (Net Present Value). IRR dalam persen dan NPV dalam rupiah. Hal yang ingin diraih adalah jika IRR mencapai nilai minimal 20 % per tahun. Jika terlalu tinggi misalnya sampai 100 % maka malah tidak masuk akal. Untuk kasus CAPEX sekitar Rp. 3 M dan OPEX sebesar Rp 1,2 M selama 8 tahun. Nilai IRR 21 % didapat dengan asumsi revenue per tahun sebesar Rp 2,2 M selama 5 tahun dan kemudian menurun 20 % pada tahun ke 6 sampai 8. Revenue Rp 2,2 M selama setahun ini setara dengan Rp 191 jt per bulan. Atau jika ARPU adalah Rp 30 rb maka nilai Rp 191 jt per bulan ini akan diraih oleh sekitar 6400 pelanggan. Jika asumsi kita tidak memakai VSAT maka OPEX menjadi Rp 300 jt dan IRR 20% akan dicapai saat revenue per tahun sebesar Rp 1,4 M yang akan diperoleh dari 3900 pelanggan dengan ARPU Rp. 30 rb per bulan. 
Jika pelanggan sejumlah 6400 atau 3900 orang tersebut tidak tercapai dalam radius layanan tower BTS yang kita ambil rata – rata 5 – 8 km dari tower dengan Asumsi paling kasar dengan menghitung jumlah kepala keluarga dalam radius tersebut maka IRR dengan nilai sebesar itu bisa diperoleh dengan beberapa cara seperti berikut :
1. Meminimalkan Cost

Misalnya jika ada perusahaan daerah di lokasi tersebut maka operator bisa bekerjasama dengan perusahaan tersebut untuk menggunakan lokasinya dan jika bisa perusahaan tersebut memberikan juga supply power ke tower.
2. Meningkatkan ARPU 
Saat jumlah total pelanggan tidak mungkin tercapai, bisa diberikan tawaran berlangganan layanan secara pascabayar dari operator, misalnya kepada perusahaan tambang untuk mendaftarkan semua karyawannya berlangganan pasca bayar.
3. Memperbanyak Pelanggan Corporate
Dengan semakin banyak pelanggan corporate maka akan mendongkrak ARPU BTS di lokasi tersebut, sehingga tower tersebut tidak hanya memberi layanan seluler buat masyarakat umum tetapi juga memberi layanan akses data ke perusahaan yang berlangganan corporate dengan operator.

Meski tidak selamanya akurat, operator biasanya juga akan melihat profile tower – tower di sekitar tower BTS yang diusulkan tersebut. Apakah high traffic? Berapa cost rata – ratanya? Berapa availability-nya? Berapa rata – rata pelanggannya?  Hal ini juga akan menjadi pertimbangan bagi operator dalam menentukan posisi BTS yang akan dibangun nya.