Google Search

Custom Search

Thursday, 14 April 2011

ILMU TEKNIK SIPIL - Cara Cepat Menghitung RAB

Sebelum memulai renovasi/membangun rumah/ruko/dll, harus dipersiapkan RAB /rencana anggaran biayanya. Dengan perencanaan yang matang maka bisa diharapkan waktu pengerjaan bisa tepat dan biayapun tidak meleset jauh.Sebetulnya, cara untuk menghitung biaya sangat mudah anda tinggal mengalikan volume pekerjaan dengan harga satuannya. Namun untuk anda yang tidak berlatar belakang arsitek/sipil ada kendala2 tersendiri.


Baca selengkapnya >>

ILMU TEKNIK SIPIL - Upah Tukang Bangunan

Baca selengkapnya >>

Sunday, 27 March 2011

ILMU TEKNIK SIPIL - Daftar Harga Bahan Bangunan





Daftar harga bahan bangunan terbaru adalah hal yang paling dicari saat kita akan memulai suatu proyek, baik itu proyek gedung ,rumah,villa,hotel dan proyek lainnya. Daftar harga bahan bangunan terbaru akan dijadikan patokan untuk menyusun RAB.
Akhirnya anda melakukan pencarian Daftar harga bahan bangunan, Berikut Daftar harga bahan bangunan...
Baca selengkapnya >>

Tuesday, 21 December 2010

ILMU TEKNIK SIPIL - Konstruksi jembatan suramadu

Jembatan Suramadu pada dasarnya merupakan gabungan dari tiga jenis jembatan dengan panjang keseluruhan sepanjang 5.438 meter dengan lebar kurang lebih 30 meter. Jembatan ini menyediakan empat lajur dua arah selebar 3,5 meter dengan dua lajur darurat selebar 2,75 meter. Jembatan ini juga menyediakan lajur khusus bagi pengendara sepeda motor disetiap sisi luar jembatan.

Baca selengkapnya >>

Saturday, 4 December 2010

ILMU TEKNIK SIPIL - Pekembangan Beton Pratekan

Dalam konstruksi, beton merupakan sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi aggregat dan pengikat semen.
Beton adalah suatu bahan yang mempunyai kekuatan yang tinggi terhadap tekan, tetapi sebaliknya mempunyai kekuatan relative sangat rendah terhadap tarik.
Beton tidak selamanya bekerja secara efektif didalam penampang-penampang struktur beton bertulang, hanya bagian tertekan saja yang efektif bekerja, sedangkan bagian beton yang retak dibagian yang tertarik tidak bekerja efektif dan hanya merupakan beban mati yang tidak bermanfaat. Hal inilah yang menyebabkan tidak dapatnya diciptakan srtuktur-struktur beton bertulang dengan bentang yang panjang secara ekonomis, karena terlalu banyak beban mati yang tidak efektif. Disampimg itu, retak-retak disekitar baja tulangan bisa berbahaya bagi struktur karena merupakan tempat meresapnya air dan udara luar kedalam baja tulangan sehingga terjadi karatan. Putusnya baja tulangan akibat karatan fatal akibatnya bagi struktur.
Dengan kekurangan-kekurangan yang dirasakan pada struktur beton bertulang seperti diuraikan diatas, timbullah gagasan untuk menggunakan kombinasi-kombinasi bahan beton secara lain, yaitu dengan memberikan pratekanan pada beton melalui kabel baja (tendon) yang ditarik atau biasa disebut beton pratekan.

Baca selengkapnya >>